Minggu, 24 Mei 2015

Penerapan Komputasi Modern di Bidang Geografi

Mata Kuliah : Pengantar Komputasi Modern
Kelas : 4IA15
Anggota Kelompok :
     1.      Rendy Anggara (55411960)
     2.      Mirza Fahmi Anshari (54411502)
     3.      Rachman Aji (58411572)
     4.      Riza Maulana Ridwan (56411297)
     5.      Adrel M Jatnika (50411260)
     6.      Indra Septiawan P (53411608)

Pengertian Komputasi
Komputasi diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan menggunakan suatu algoritma. Selama ribuan tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan kertas, atau kapur dan batu tulis, kadang-kadang dengan bantuan suatu tabel. Pada zaman sekarang ini, kebanyakan komputasi telah  dilakukan dengan menggunakan komputer.

Pengertian Komputasi Modern
Komputasi modern adalah sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern. Konsep ini pertama kali digagasi oleh John Von Neumann (1903-1957).
Dalam kerjanya komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, dan perhitungan yang dilakukan itu meliputi:
      1.      Akurasi (big, Floating point)
      2.       Kecepatan (dalam satuan Hz)
      3.      Problem Volume Besar (Down Sizzing atau pararel)
      4.      Modeling (NN & GA)
      5.      Kompleksitas

Jenis-Jenis Komputasi Modern
      1.      Mobile Computing
Mobile computing atau komputasi bergerak memiliki beberapa penjelasan, salah satunya komputasi bergerak merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel dan mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel. Contoh dari perangkat komputasi bergerak seperti GPS, juga tipe dari komputasi bergerak seperti smart phone, dan lain sebagainya.
      2.      Grid Computing
Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan masalah komputasi skala besar. Ada beberapa hal yang dapat digunakan untuk mengenali sistem komputasi grid, adalah :
-           Sistem untuk koordinat sumber daya komputasi tidak dibawah  kendali pusat.
-          Sistem menggunakan standard dan protocol yang terbuka.
-          Sistem mencoba mencapai kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen individu pelayanan komputasi grid.
      3.      Cloud Computing
Komputasi cloud merupakan gaya komputasi yang terukur dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet. Komputasi cloud menggambarkan pelengkap baru, konsumsi dan layanan IT berbasis model dalam internet, dan biasanya melibatkan ketentuan dari keterukuran dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet.

Komputasi Modern pada Bidang Geografi
Implementasi komputasi modern di bidang geografi diterapkan pada GIS (Geographic Information System) yang merupakan sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi bereferensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya dalam sebuah database. Pada praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.
Teknologi Sistem Informasi Geografis dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi dan perencanaan rute. Misalnya, GIS bisa membantu perencana untuk secara cepat menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam, atau GIS dapat digunakan untuk mencari lahan basah (wetlands) yang membutuhkan perlindungan dari polusi.
Manfaat GIS di berbagai bidang :
1.      Manajemen tata guna lahan
Pemanfaatan dan penggunaan lahan merupakan bagian kajian geografi yang perlu dilakukan dengan penuh pertimbangan dari berbagai segi. Tujuannya adalah untuk menentukan zonifikasi lahan yang sesuai dengan karakteristik lahan yang ada. Misalnya, wilayah pemanfaatan lahan di kota biasanya dibagi menjadi daerah pemukiman, industri, perdagangan, perkantoran, fasilitas umum,dan jalur hijau. SIG dapat membantu pembuatan perencanaan masing-masing wilayah tersebut dan hasilnya dapat digunakan sebagai acuan untuk pembangunanutilitas-utilitas yang diperlukan. Lokasi dari utilitas-utilitas yang akan dibangun di daerah perkotaan (urban) perlu dipertimbangkan agar efektif dan tidak melanggar kriteria-kriteria tertentuyang bisa menyebabkan ketidakselarasan. Contohnya, pembangunan tempat sampah. Kriteria-kriteria yang bisa dijadikan parameter antara lain: di luar area pemukiman, berada dalam radius 10 meter dari genangan air, berjarak 5 meter dari jalan raya, dan sebagainya. Dengan kemampuan SIG yang bisa memetakan apa yang ada di luar dan di dalam suatu area, kriteria-kriteriaini nanti digabungkan sehingga memunculkan irisan daerah yang tidak sesuai, agak sesuai, dan sangat sesuai dengan seluruh kriteria. Di daerah pedesaan (rural) manajemen tata guna lahan lebih banyak mengarah ke sektor pertanian. Dengan terpetakannya curah hujan, iklim, kondisitanah, ketinggian, dan keadaan alam, akan membantu penentuan lokasi tanaman, pupuk yang dipakai, dan bagaimana proses pengolahan lahannya. Pembangunan saluran irigasi agar dapat merata dan minimal biayanya dapat dibantu dengan peta sawah ladang, peta pemukiman penduduk, ketinggian masing-masing tempat dan peta kondisi tanah. Penentuan lokasi gudang dan pemasaran hasil pertanian dapat terbantu dengan memanfaatkan peta produksi pangan, penyebarankonsumen, dan peta jaringan transportasi. Selain untuk manajemen pemanfaatan lahan, SIG juga dapat membantu dalam hal penataan ruang. Tujuannya adalah agar penentuan pola pemanfaatan ruang disesuaikan dengan kondisi fisik dan sosial yang ada, sehingga lebih efektif dan efisien. Misalnya penataan ruang perkotaan, pedesaan, permukiman,kawasan industri, dan lainnya.
2.      Inventarisasi sumber daya alam
Secara sederhana manfaat GIS dalam data kekayaan sumber daya alamialah sebagai berikut:
             a.        Untuk mengetahui persebaran berbagai sumber daya alam, misalnya minyak bumi, batubara, emas, besi dan barang tambang lainnya.
  1. Untuk mengetahui persebaran kawasan lahan, misalnya:
-          Kawasan lahan potensial dan lahan kritis;
-          Kawasan hutan yang masih baik dan hutan rusak;
-          Kawasan lahan pertanian dan perkebunan;
-          Pemanfaatan perubahan penggunaan lahan;
-          Rehabilitasi dan konservasi lahan.
3.      Untuk pengawasan daerah bencana alam
Kemampuan GIS untuk pengawasan daerah bencana alam, misalnya:
  • Memantau luas wilayah bencana alam;
  • Pencegahan terjadinya bencana alam pada masa datang;
  • Menyusun rencana-rencana pembangunan kembali daerah bencana;
  • Penentuan tingkat bahaya erosi;
  • Prediksi ketinggian banjir;
  • Prediksi tingkat kekeringan.
4.      Bagi perencanaan Wilayah dan Kota
  • Untuk bidang sumber daya, seperti kesesuaian lahan pemukiman, pertanian, perkebunan, tata guna lahan, pertambangan dan energi, analisis daerah rawan bencana.
  • Untuk bidang perencanaan ruang, seperti perencanaan tata ruang wilayah, perencanaan kawasan industri, pasar, kawasan permukiman, penataan sistem dan status pertahanan.
  • Untuk bidang manajemen atau sarana-prasarana suatu wilayah, seperti manajemen sistem informasi jaringan air bersih, perencanaan dan perluasan jaringan listrik.
  • Untuk bidang pariwisata, seperti inventarisasi pariwisata dan analisis potensi pariwisata suatu daerah.
  • Untuk bidang transportasi, seperti inventarisasi jaringan transportasi publik, kesesuaian rute alternatif, perencanaan perluasan sistem jaringan jalan, analisis kawasan rawan kemacetan dan kecelakaaan.
  • Untuk bidang sosial dan budaya, seperti untuk mengetahui luas dan persebaran penduduk suatu wilayah, mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian serta kemungkinan pola drainasenya, pendataan dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan dan pembangunan pada suatu kawasan, pendataan dan pengembangan pemukiman penduduk, kawasan industri, sekolah, rumah sakit, sarana hiburan dan perkantoran.

Sumber : 

Kamis, 14 Mei 2015

E-Commerce dan Dampaknya

E-commerce merupakan suatu istilah yang mulai banyak digunakan belakang ini, suatu contoh kata yang sering didengungkan, kata yang berhubungan dengan internet dimana tidak seorangpun mengetahui dengan pasti definisi tersebut. Berikut ini akan dipaparkan mengenai pengertian e-commerce yang terdapat pada website atau menurut para ahli yang dituangkan dalam website-website.
Pada website whatis.com terdapat pengertian e-commerce yaitu berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang atau jasa melalui internet khususnya World Wide Web.
Menurut Robert E. Johnson, III (http://www.cimcor.com), e-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama.
Menurut Gary Coulter dan John Buddiemeir (e-commerce outline) , e-commerce berhubungan dengan penjualan, periklanan, pemesanan produk yang semuanya dikerjakan melalui internet. Beberapa perusahan memilih untuk menggunakan kegiatan bisnis ini sebagai tambahan metode bisnis tradisional, sementara yang lainnya menggunakan internet secara ekslusif untuk mendapatkan para pelangan yang bepotensi.
E-commerce melibatkan lebih dari satu perusahaan, dan dapat diaplikasikan hampir disetiap jenis hubungan bisnis. E-commerce mengizinkan produsen untuk menjual produk-produk dan jasa secara online. Calon pelanggan atau konsumen dapat menemukan website produsen, membaca dan melihat produk-produk, memesan dan membayar produk-produk secara online.
Dampak E-Commerce :
      1.      Bagi Individu
-          Memungkinkan berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat
-          Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelanggan
-          Memungkinkan dalam mendapatkan produk dan jasa yang lebih murah, karena bisa berbelanja dibanyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat
-          Produk yang terdigitalisasi, e-bussiness memungkinkan pengiriman produk secara cepat dan real time
      2.      Bagi Masyarakat
-          Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah dan tidak harus keluar rumah untuk berbelanja. Ini berakibat menurunkan arus kepadatan lalu lintas di jalan serta mengurangi polusi udara.
-          Memungkinkan beberapa jenis barang dijual dengan murah, sehingga orang yang kurang mampu bisa membeli lebih banyak yang pada gilirannya akan meningkatkan taraf hidup mereka
     3.      Bagi negara
     Memiliki dampak penting bagi perekonomian negara.


Sumber :




Kamis, 07 Mei 2015

ANALISIS WEB E-COMMERCE (DCloth)

Anggota Kelompok :
Andre Ibrahim Latief       ( 50413909 )
Raka M. Akbar                 ( 57413212 )
Alvian Eka Redianto        ( 50413724 )
Dimas Eka Pradana        ( 52413490 )
Asep Sopian Sauri          ( 51413433 )
Fauzi Pratama                 ( 53413328 )
Ahmad Akbar Ali              ( 50413393 )
Muhammad Hamim         ( 55413951 )
Rendy Anggara                ( 55411960)
Dalam pembuatan suatu website,alangkah baiknya kita buat terlebih dahulu rancangan awal tentang website yang akan kita buat.Rancangan ini meliputi analisis kebutuhan pelanggan dan rancangan sistem websitenya.

Analisis web merupakan urutan langkah sistematis user ketika mengakses suatu website,dari mulai proses login hingga proses logout.Semua kegiatan yang dilakukan oleh user terhadap web akan tercantum secara rinci dalam analisis suatu website.

Rancangan sistem merupakan alur diagram yang menunjukkan hubungan antar komponen dalam sebuah web yang diawali dari komponen puncak sampai komponen anak yang memiliki sub komponen anak masing-masing. 

  • User melakukan login kedalam website,jika belum mempunyai akun yang terdaftar,user terlebih dahulu melakukan register.
  • User sukses melakukan sign-in ataupun register.
  • User masuk pada halaman produk untuk melihat katalog barang yang dijual oleh collection”K
  • User memilih produk yang sesuai untuk dibeli.
  • User diarahkan pada halaman chart,setelah memilih barang yang akan dibeli,dengan demikian user akan dapat memastikan bahwa barang yang dibeli sudah tercantum dalam keranjang belanja sebelum melakukan transaksi lebih lanjut.
  • Selanjutnya user diberikan pilihan untuk langsung membayar barang yang dibeli,atau kembali pada halaman produk untuk melanjutkan proses transaksi.
  • Jika user memilih kembali ke halaman produk,maka user akan langsung diarahkan pada halaman tujuan,jika tidak,maka user akan diarahkan pada halaman pembayaran produk.
  • User dialihkan pada halaman pembayaran produk.User diminta mengisi keterangan lengkap pribadi yang dibutuhkan untuk proses transaki meliputi : Nama lengkap,alamat,no telp.
  • Selanjutnya user diminta untuk memilih metode pembayaran yang tersedia,via paypal,transfer bank.
  • User melakukan verifikasi pembayaran produk.
  • User menerima verifikasi pembayaran produk via email.
  • User selesai melakukan transaksi produk.
  • User keluar(sign-out) dari akun web collections”K".
Adapun skema dari web kami adalah sebagai berikut :

Capture
Gambar 1.Rancangan Sistem Website Collection "K"

Itulah beberapa penguraian tentang analisis dan rancangan website dari kelompok kami,adapun kekurangan dan ketidaksempurnaan analisis yang kami buat,mohon kritik dan masukkan yang membangun,agar kami selaku kelompok dapat menyempurnakan analisis yang telah kami buat.Sehingga apa yang dapat kami sampaikan dalam postingan ini menjadi suatu informasi yang tepat dan dapat dipercaya.Terimakasih.